Cara Membuat Logika If, Else If, dan Else Pada JavaScript

Cara Membuat Logika If, Else, dan Else If Pada JavaScript

Logika sangat diperlukan dalam pembuatan website, terutama website yang menggunakan proses data. Misalnya pada website yang memiliki user login, tentunya website akan merespon sesuatu yang berbeda apabila user dan passsword benar atau ada yang salah, atau contoh lainnya misalnya dalam website belanja online. Untuk cara membuat logika if, else, dan else if pada JavaScript cukup mudah, kamu dapat melihat contoh potongan kode yang ada dibawah ini :

Contoh Logika If dan Else

Masih ingatkah kamu dengan seri mengenal type data boolean pada seri sebelumnya?, type data itulah yang sebenarnya sangat bermanfaat (digunakan) dalam logika if dan else. Supaya lebih mudah kamu pahami pada contoh kode if dan else pertama kita akan langsung menggunakan type data boolean yaitu true atau false (benar atau salah). Untuk contoh kodenya dapat kamu lihat dibawah ini.

Pada baris nomor 11 sampai 15 merupakan sebuah contoh kode if dan else. Kerena didalam kode if syaratnya true (benar) maka akan menjalankan kode didalam if yaitu menampilkan tulisan “Syarat Benar atau Terpenuhi”. Namun apabila dalam kode if diganti false maka akan menjalankan kode didalam else yaitu menampilkan “Syarat Salah atau Tidak Terpenuhi”. Dari contoh kode diatas jika dibuka dalam browser akan tampil seperti berikut :

Gambar Hasil Contoh Kode Logika If dan Else

Contoh Logika If dan Else Yang Sebenarnya

Pada contoh kode pertama kita langsung menulis syarat pada if dengan nilai (kondisi) true, supaya kamu lebih gampang memahaminya. Kemudian pada contoh kode kedua ini kita akan menuliskan syarat didalam if dengan operator perbandingan, bagi yang belum mengetahui operator perbandingan dan operator logika untuk seri ini kamu tidak perlu pusing terlebih dahulu apa itu operator perbandingan dan operator logika. Karena poinya pada seri ini kita belajar membuat logika, dan akan langsung saya jelaskan operator perbandingan atau operator logika yang digunakan yang terdapat dalam contoh kode. Untuk seri mengenai operator logika dan operator logika akan saya bahas di khusus seri operator logika dan operator logika yang akan datang (saat ini seri tersebut sudah dibuat). Untuk contoh kodenya seperti ini :

Pada contoh kode diatas pada baris nomor 13 terdapat kode yang menguji antara variabel nama dengan string “lukman” yang kodenya seperti berikut if(nama == “lukman”). Tanda sama dengan dua (==) yang ada pada baris tersebut merupakan operator perbandingan yang berarti apakah kedua data tersebut sama. Jadi kode tersebut berarti apakah variabel nama isinya sama dengan “lukman”. Karena syarat tersebut benar maka akan menghasilkan true, dan akan menjalankan kode didalam if yang ngeprint “Nama Benar”. Namun jika syarat dibuat salah maka akan menjalankan kode yang ada didalam else.

Gambar Hasil Contoh Kode Logika If dan Else Yang Sebenarnya

Contoh Logika Else If

Apa bila syarat yang benar memiliki lebih dari satu maka kamu memerlukan else if. Untuk contoh kodenya dapat kamu lihat dibawah ini :

Dari contoh kode diatas pada baris nomor 16 terdapat sebuah operator perbandingan baru yaitu “< “ (lebih kecil dari), maksudnya jika data yang di bandingkan (compare) memiliki nilai lebih kecil maka akan menghasilkan true. Sekarang kita lihat contoh kode logika diatas. Pada baris nomor 14 terdapat if(hargaBarang == jmlUang) kode didalam blok ini akan dijalankan jika nilai variabel hargaBarang dan jmlUang memiliki nilai yang sama. Kemudian pada baris nomor 16 terdapat else if(hargaBarang < jmlUang), syarat yang ada didalam else if ini akan di cek jika syarat sebelumnya nilainya false (salah). Dan arti dari hargaBarang < jmlUang yaitu apabila nilai variabel hargaBarang lebih kecil dari hargaBarang akan menghasilkan nilai true. Kemudian pada baris nomor 18 tersapat else, kode didalam else akan dijalankan apabila semua syarat yang sebelumnya salah atau bernilai false. Karena kode diatas mempunyai nilai variabel hargaBarang lebih kecil dari jmlUang maka dalam blok kode else if(hargaBarang < jmlUang) yang akan dijalankan (bernilai true), dan akan ngeprint tulisan “Kamu dapat membelinya, uang kamu masih sisa” jika dibuka dalam browser.

Gambar Hasil Contoh Kode Logika Else If

Selain contoh kode diatas kamu dapat menambah syarat else if sesuka kamu dan sesuai kebutuhan, misalnya seperti ini :

Contoh If Else Syarat Bercarang

If else bercabang digunakan apabila kita sudah menguji satu kondisi dan ingin mengujinya kembali setelah melewati kondisi sebelumnya. Atau juga bisa if didalam if. Contoh kodenya seperti berikut :

Pada contoh kode diatas pada baris nomor 14 terdapat operator perbandingan baru yaitu “<=” yang artinya lebih kecil sama dengan. Yang maksudnya hasilnya true apabila hargaBarang lebih kecil samadengan jmlUang. Kemudian pada baris nomor 15 sampai 19 terdapat syarat bercabang. Syarat bercabang seperti kode diatas akan di cek kondisinya apabila syarat utama (syarat yang ada di baris nomor 14) nilainya true, kemudian akan masuk ke syarat bercabang tersebut. Sekarang bisa kamu berfikir untuk menebak hasil kode diatas, karena inti dalam syarat bercabang tersebut sudah dijelaskan pada poin sebelumnya. Apabila kamu menebak hasilnya adalah “Uang masih sisa untuk membeli barang ini” maka jawaban kamu benar.

Gambih Hasil Contoh Kode If Else Syarat Bercarang

Yang harus kamu ketahui didalam syarat bercabang tersebut masih bisa berisi syarat bercabang lagi hingga tak terbatas, misalnya seperti ini :

Kamu tidak perlu pusing melihat contoh kode diatas, poinya hanya ingin menjelaskan bahwa didalam if bercabang masih bisa berisi if lagi.

Contoh If Else 2 Syarat Atau Lebih

Untuk menggunakan 2 syarat dalam if kamu harus memahami operator logika (gerbang logika) misalnya yang paling sering digunakan dalam bahasa pemrograman yaitu operator logika AND dan OR. Operator logika AND akan bernilai true apabila semua syarat benar. Sedangkan operator logika OR akan bernilai true apabila ada salah satu nilai yang benar atau semuanya benar. Operator logika AND dalam bahasa pemrograman dapat ditulis dengan &&, dan operator logika OR dapat ditulis dengan ||. Untuk contoh kode if dua syarat misalnya seperti ini :

Pada contoh kode diatas karena menggunakan operator logika AND (&&) maka kedua syarat harus benar. Syarat yang keduanya benar terdapat pada baris nomor 16, jadi dari kode diatas akan menghasilkan tulisan “Kamu lulus dengan nilai bagus”.

Gambah Hasil Contoh Kode If 2 Syarat

Demikian untuk seri belajar cara membuat logika if, else, dan else if pada JavaScript, apabila kamu memiliki pertanyaan seputar seri ini silakan sampaikan dalam kolom komentar dibawah.


Kolom Komentar

Related Post