Penjelasan Fungsi Isset Pada PHP

Penjelasan Fungsi Isset Pada PHP

Fungsi isset pada PHP biasanya digunakan untuk mengecek form dari HTML, apakah form sudah di klik submit atau belum. Penggunaan isset ini biasanya selalu berdampingan dengan fungsi if. Fungsi isset pada form bisanya untuk mengecek variabel $_GET dan $_POST yang dikirim dari sebuah form. Menggunakan variabel $_GET jika pengiriman form pada HTML menggunakan mothod GET, sedangkan variabel $_POST digunakan jika pengiriman data dari form mengunakan method POST. Tujuan dari fungsi isset pada php ini untuk menghindari error undefined variable (variabel tidak didefinisi). Selain itu fungsi isset juga bisa digunakan untuk mengecek variabel pada PHP apakah variabel tersebut sudah dibuat atau belum.

Fungsi Isset Pada PHP

Pada penjelasan fungsi isset kali ini kita akan menjelaskan dimulai tanpa menggunakan form terlebih dahulu. Tujuannya supaya lebih mudah dipahami. Sekarang coba tulislah contoh kode penggunaan isset dibawah ini pada notepad++ :

Selanjutnya buatlah folder latihan pada C:\xampp\htdocs kamu. Dan simpan contoh kode diatas dalam folder lathan tersebut dengan nama index.php.

Contoh gambar folder penyimpanan

Selanjutnya jalankan kode diatas dengan menggunakan url localhost/latihan/index.php. Namun sebelum mengakses url tersebut pada browser pastikan kamu sudah menjalankan XAMPP kamu. Setelah kode tersebut berhasil dijalankan maka akan tampil seperti gambar dibawah ini:

Gambar Hasil Contoh Kode 1

Karena variabel $nama sudah dibuat dan memiliki nilai maka yang dijalankan adalah baris kode nomor 6 (echo $nama;), yaitu menampilkan tulisan Cara Kode.

Kemudian sekarang silakan hapus tulisan Cara Kode yang ada di baris nomor 3, sehingga variabel nama menjadi variabel kosong. Variabel kosong merupakan variabel yang nilainya bisa $nilai = “”; atau $nilai = 0;, dan variabel tersebut sudah didefinisikan atau di set. Maka contoh kode setelah diubah menjadi seperti ini:

Selanjutnya simpan dan jalankan kembali file index.php, maka akan tampil halaman kosong seperti gambar dibawah ini:

Gambar hasil dari contoh kode 2

Sebenarnya contoh kode kedua ini tetap menjalankan kode echo $nama; yang ada di baris nomor 6. Namun karena variabel $nama nilainya berupa string kosong maka tidak menampilkan apa-apa.

Sekarang silakan coba hapus kode $nama = “”; yang ada di baris nomor 3, maka kodenya menjadi seperti ini:

Kemudian simpan dan jalankan kembali file index.php. Maka pada browser tampil seperti gambar dibawah ini, yaitu menampilkan tulisan Variabel $nama belum ada :

Gambar hasil dari contoh kode 3

Penjelasan kode ketiga ini karena variabel $nama belum di set atau didefinisikan makan contoh kode diatas menjalankan kode yang ada dibaris nomor 8, yaitu echo ‘Variabel $nama belum ada’;.

Fungsi Isset Pada Form

Setelah mempelajari cara kerja isset pada poin sebelumnya, sekarang kita akan mempelajari fungsi isset pada form yang menggunakan form HTML. Langsung saja silakan tulis contoh kode dibawah ini:

Simpan contoh kode diatas pada folder C:\xampp\htdocs\latihan dengan mana form.php. Selanjutnya jalankan kode tersebut dengan url localhost/latihan/form.php, maka akan tampil seperti gambar dibawah ini:

Gambar Hasil Contoh Kode Isset From 1

Sekarang silakan isi data sesuka kamu pada halaman form tersebut. Pada contoh ini saya memberi isian nama dengan data Lukman dan alamat Tangerang. Selanjutnya silakan klik Kirim. Maka akan tampil seperti gambar dibawah ini:

Gambar Hasil Contoh Kode Isset From 1 Setelah Dikirim

Pada gambar diatas terdapat tulisan Lukman dan Tangerang, tulisan tersebut berasal dari isian form yang telah kita kirim. Kenapa tulisan itu bisa terkirim dan tampil lagi kehalaman?. Silakan simak penjelasan kode dibawah.

Penjelasn Kode:

  • Pada baris nomor 20 sampai 24 terdapat tag html form, dari tag itulah kita bisa memasukkan data nama dan alamat.
  • Pada baris nomor 20 terdapat atribut action=”form.php” yang artinya ketika data form tersebut dikirim maka data akan dikirimkan ke file form.php, yang merupakan file itu sendiri, kamu juga bisa mengirimnya ke file php lainnya.
  • Masih dibaris nomor 20 terdapat atribut method=”POST”, atribut tersebut mengirimkan data dengan metode POST yang nantinya akan diterima pada php dengan variabel array $_POST. Selain metode POST juga terdapat metode GET (method=”GET”), metode GET pada php akan diterima dalam variabel array $_GET.
  • Pada baris ke 21 terdapat tag html input nama, tag inilah yang menampilkan inputan yang dapat kita isi data nama. Tag input nama ini memiliki atribut name=”nama”. Yang nantinya akan diterima di php menjadi variabel $_POST[‘nama’] (kerana method form menggunakan POST), jika metod form menggunakan GET maka akan diterima php dalam variabel array $_GET[‘nama’].
  • Pada baris ke 22 terdapat tag html input alamat. Dan pada php akan diterima menjadi variabel array $_POST[‘alamat’].
  • Dan pada baris nomor 23 terdapat input type submit, input submit inilah yang tampil sebagai tombol untuk mengirim data dari form. Pada input ini memiliki atribut value=”Kirim” yang membuat tulisan tombol submit menjadi tulisan Kirim.
  • Ketika tombol kirim di klik maka data yang terdapat pada form tersebut dikirim sesuai action dan method pada form. Karena action ke file itu sendiri dan method POST maka di baris nomor 3 sampai 8 terdapat kode php untuk menangkap data tersebut, untuk penjelasan kode php pada baris ini kurang lebih sama seperti penjelasan awal tutorial ini, hanya saja nama variabelnya berbeda.

Selain itu kamu juga dapat mempersingkat kode php diatas menjadi seperti ini:

Perbedaan kode form kedua ini dengan yang sebelumnya pertama terdapat pada baris nomor 21, yaitu terdapat tambahan atribut name=”submit”, atribut ini juga akan diterima oleh php padam variabel $_POST[‘submit’]. Jadi pada kode php kita bisa membuat pengecekan variabel yang lebih simpel yaitu hanya pada variabel $_POST[‘submit’] saja seperti contoh baris normor 3 pada kode form kedua ini.

Mungkin ada sebagian dari kamu ada yang bertanya-tanya kenapa harus mengunakan fungsi isset terlebih dahulu sebelum menggunakan variabel php yang menerima data dari form?. Jawabannya kalau tidak menggunakan isset terlebih dahulu dan kita langsung menggunakan variabel $_POST nanti akan terdapat error. Untuk lebih jelasnya mari kita buktikan dengan merubah kode menjadi seperti ini:

Sekarang kita jalankan kode diatas, maka akan terdapat error seperti gambar dibawah ini. Error tersebut intinya data yang akan kita proses (tampilkan) pada baris nomor 3 dan 4 data dari variabel array $_POST tersebut belum terdefinisi.

Gambar Hasil Contoh Kode Isset From 3

Namun ketika kita isi from dan klik Kirim maka masih dapat berjalan seperti sebelumnya.

Gambar Hasil Contoh Kode Isset From 3 Setelah Data Dikirim

Demikian untuk penjelasan fungsi isset pada php, apabila kamu memiliki pertanyaan seputar tutorial ini silakan tanyakan pada kolom komentar dibawah. Selain itu kamu juga dapat menyimak penjelasan isset di dokumentasi php resminya yang terdapat di halaman ini. Serta jangan lupa kunjungi seri tutorial PHP dasar yang ada di Cara Kode, untuk menambah wawasan kamu seputar pemrograman PHP dasar.


Kolom Komentar

Related Post