Type Data Boolean Pada Kotlin

Pada tutorial kali ini kita akan mengenal type data boolean pada Kotlin, type data boolean hanya memiliki 2 nilai (value) yaitu hanya true dan false. Walau hanya memiliki 2 nilai type data ini sangat penting didalam dunia pemrograman. Terutama pada bagian flow control, atau bisa disebut dengan if else. Namun pada tutorial ini kita akan fokus type data boolean terlebih dahulu. Dan untuk flow control akan kita bahas setelah tutorial ini. Sebagai gambaran flow control yaitu misalnya jika ada seorang user yang ingin membayar belanjaan didalam sebuah aplikasi, maka akan melewati flow control (if else) jika saldo yang dimiliki user lebih besar atau sama dengan total harga belanja maka user dapat langsung bisa membayarnya, dan apa bila saldo user lebih kecil dari total harga belanja maka user akan diarahkan ke metode tambah saldo, atau bisa juga menampilkan pesan saldo tidak cukup. Ini sangat menarik bukan?.

Type Data Boolean Pada Kotlin

Type data boolean biasanya digunakan untuk membandingkan benar atau salah (true atau false) dari sebuah value atau nilai, nilai tersebut bisa yang sudah tersimpan didalam variabel atau kita bisa membandingkan nilai secara langsung. Namun dalam program sesungguhnya lebih banyak membandingkan menggunakan variabel yang sudah menyimpan nilai. Untuk lebih jelasnya tentang type daya boolean pada Kotlin silakan simak contoh kode di bawah.

Jika dari contoh kode diatas dijalankan maka akan menampilkan hasil seperti contoh gambar dibawah ini.

Hasil Contoh Kode Type Data Boolean Pada Kotlin

Penjelasan Kode

  • Pada baris nomor 2 terdapat kode println(5 == 10), kode tersebut berarti menampilkan (print) hasil dari perbandingan 5 sama dengan 10 (dalam bahasa program sama dengan untuk membandingkan ditulis dengan simbol sama dengan 2 kali (==). Dari kode diatas tentunya 5 tidak sama dengan dengan 10 maka akan menghasilkan nilai false.
  • Selanjutnya pada baris nomor 3 terdapat kode println(5 < 10), didalam parameter print kita membandingkan 5 < 10 yang artinya 5 lebih kecil 10. Karena benar 5 lebih kecil dari 10 makan menghasilkan nilai true.
  • kemudian pada baris nomor 4 terdapat kode println(10 == 10), kita membandingkan 10 sama dengan 10, ya karena 10 sama dengan 10 adalah benar maka akan menghasilkan nilai true.
  • Pada baris nomor 6 dan 7 kita menyimpan nilai 100 dan 200 kedalam variabel saldo untuk 100 dan belanja 200. kemudian pada baris nomor 8 kita membandingkan variabel tersebut dengan saldo >= belanja, ini artinya sama saja dengan 100 lebih besar atau sama dengan 200 (100 >= 200). Nah karena perbandingan itu salah maka pada baris nomor 9 saat di print akan menampilkan nilai false.

Untuk detail tentang operator perbandingan kamu dapat lihat list dibawah ini:

  • == : sama dengan (akan menghasilkan nilai true apabila yang dibandingkan adalah sama).
  • < : lebih kecil (akan true jika nilai yang dibandingkan lebih kecil dari, misalnya 7 < 9, 100 < 120, dan sebagainya).
  • > : lebih besar (akan true jika nilai yang dibandingkan lebih besar dari, misal 10 > 8, 16 > 3, dan sebagainya).
  • <= : lebih kecil atau sama dengan (akan true jika nilai yang dibandingkan lebih kecil atau sama dengan, misal 11 <= 11, 30 <= 30, 30 <= 20, 16 <= 13, dan sebagainya.
  • >= : lebih besar atau sama dengan (akan true jika nilai yang dibandingkan lebih besar atau sama dengan, misal
  • 11 >= 11, 30 >= 30, 11 >= 12, 22 >= 28, 50 >= 100, dan sebagainya.

Dan khusus untuk operator sama dengan (==) bisa digunakan untuk membandingkan string, misalnya “lukman” == “lukman” hasil true, “lukman” == “sanjaya” hasil false.

Saya rasa cukup jelas untuk penjelasan tentang type data boolean pada Kotlin ini, untuk cara menggunakan di bagian flow control (if else) akan kita bahas di tutorial berikutnya. Apabila kamu memiliki pertanyaan seputar tutorial ini silakan tanyakan melalui kolom komentar dibawah. Dan jangan lupa kunjungi seri tutorial kotlin dasar untuk melihat seluruh tutorialnya.


Kolom Komentar

Related Post